31 July 2012

Alternatif Untuk Mengobati Keloid

Saya tidak mengira pengunjung pada artikel keloid ternyata cukup banyak. Sehingga saya pun terpacu untuk menulis masalah penyakit yang satu ini. Masalah keloid menjadi masalah yang sangat menggangu terhadap kenyamanan dan penampilan badan, tentunya akan mengurangi rasa percaya diri.

Sudah saya bahas secara panjang lebar pada artikel terdahulu dengan judul Herbal untuk Keloid dan sekarang saya bahas  sedikit saja biar tidak memakan tempat dan waktu membaca.

Keloid adalah benjolan padat di kulit yang merupakan pertumbuhan proliferatif (perbanyakan) dari jaringan fibrosa (jaringan ikat pada kulit) setelah mengalami penyembuhan luka. Keloid sebenarnya merupakan suatu tumor jinak pada kulit namun keloid tidak mengundang bahaya pada nyawa. Keloid yang lebih dari 1 kita sebut sebagai keloidosis.

Pada suatu luka, proses katabolisme dan anabolisme mencapai keseimbangan kira-kira 6-8 minggu setelah operasi. Pada keadaan normal, luka yang terjadi pada kulit akan membuat sel-sel kulit dan jaringan penghubung (fibroblast) mulai menggandakan diri untuk memperbaiki kerusakan. Pada kasuskeloid, terjadi ketidakseimbangan antara pembentukan dan penghancuran (degradasi) kolagen. Meskipun luka sudah tertutup, pertumbuhan yang berlebih terus terjadi sehingga mengakibatkan penumpukan fibroblast dan kemudian penonjolan keluar permukaan kulit yang akhirnya membentuk benjolan di jaringan luka.

Ada beberapa cara untuk mengatasi dan mengobati keloid dan saya sudah ujikan termasuk pada apa yang saya sampaikan pada posting terdahulu.  Dari hasil pengujian tersebut ternyata bersifat cocok-cocokan, mungkin karena setiap orang mempunyai karakter kulit dan penyakit keloidnya yang berbeda, tapi apa salahnya anda coba salah satunya.

Gambir

Gambir adalah sejenis getah yang dikeringkan yang berasal dari ekstrak remasan daun dan ranting tumbuhan bernama sama (Uncaria gambir Roxb.). Di Indonesia gambir pada umumnya digunakan pada menyirih. . Gambir juga mengandung katekin (catechin), suatu bahan alami yang bersifat antioksidan.

Cara penggunaanya:
mudah saja, karena gambir banyak tersedia di pasar-pasar tradisional yang sudah dikeringkan dan seperti gula aren itu tinggal dicairkan dengan air panas, lalu biarkan sampai agak dingin. Kemudian gambir kental (sudah berbentuk krim kental) dioleskan pada keloid secara merata dan rutin. Tapi sebelum dilakukan secara terus menerus, perlu diujikan dulu, apakah kulit kita punya alergi terhadap gambir? jika ternyata menghasilkan kulit berkeloid lebih halus  dan mengering, silahkan lanjutkan samai sembuh.

Sarang Tawon / Lebah

Sarang yang dibuat tawon beraneka ragam dan bergantung pada jenis serta cara hidupnya. Tawon soliter membuat sarang untuk menaruh persediaan makanan sekaligus sebagai tempat bertumbuh anaknya. Tawon umumnya memanfaatkan material yang terdapat di alam untuk membuat sarang karena tubuhnya tidak memiliki kelenjar penghasil bahan pembuat sarang semisal seperti kelenjar lilin yang terdapat pada lebah madu
.
Berdasarkan analisis kimia, Sarang Tawon / Lebah kaya akan berbagai senyawa yang bersifat antibiotik. Sarang lebah memiliki struktur heksagonal yang sempurna, terbentuk dari untaian zat lendir yang berasal dari tubuh mereka sendiri, selain mengandung cairan madu juga cairan lainnya berupa resin. Salah satu bahan istimewa yang terdapat di dalam Sarang Tawon / Lebah adalah bioflavonoid.

Sarang Tawon / Lebah mengandung protein (16 jenis asam amino bebas), mineral terutama zat besi dan seng, vitamin A, B kompleks, C, D, E, Biotin, Bioflavonoid, Glukosa, dan zat-zat nutrisi penting lainnya. Bioflavonoid mempunyai kemampuan memulihkan sistem kapilari, memperbaiki kerapuhan dan kebocoran saluran darah. Dari kandungan tersebut terlihat hubungan erat dengat kondisi kulit yang bermasalah.

Cara menggunakanya:

Sarang Tawon / Lebah yang masih segar bersihkan dari madu dan telur lebah(tapi kalau pun masih terdapat sedikit madu dan beberapa telur, tidaklah masalah) lalu masukan ke dalam oven biarkan meleleh dan mencair tapi jangan terlalu panas apalagi gosong. Sarang yang telah dingin siap digunakan atau dioleskan pada keloid secara kontinyu. Tapi sebelumnya, perlu diujikan dulu, apakah kulit kita punya alergi terhadap sarang tawon? jika ternyata menghasilkan kulit berkeloid menjadi lebih halus  dan mengering, silahkan lanjutkan samai sembuh.

Ada cara yang lebih simpel, yaitu: Anda kenal kan dengan berbagai macam merk yang memanfaatkan sarang lebah sebagai bahan utamanya, PROPOLIS.
Nah dengan propolis yang dijual secara MLM itu pun bisa digunakan, cuma saja harganya pun akan lebih tinggi.

Daun Jarong atau Sangketan 

Jarong (Achyrantes aspera linn) merupakan tumbuahan semak, dapat hidup lama tinggi dapat mencapai 1 meter, hidup liar di pinggir jalan, tanah kosong, di tempat-tempat berumput, dapat hidup pada dataran rendah maupun tinggi, daerah kering maupun basah. Batang berkayu segi empat bercabang. Daun tunggal saling berhadapan, bulat lonjong memenjang dengan pangkal runcing. Bunga dalam bulir memenjang, ujung tegak, berbunga banyak, tumbuh pada ujung tangkai, berwarna biru. Bulir buah kecil, bulat dan keras.

Berdasarkan hasil penelitian yanga sudah diketahui pada seluruh bagian tanaman adalah reilosa, galaktosa, glukosa, akirantin, alkaloid. Biji mengandung sapogenin, hentriakontan. Akar mengandung triterpenoid,saponin, cedysterone.
Bagian yang digunakan : Seluruh bagian tanaman (akar, batang, dan daun).

Cara menggunakanya:
Ambil daun jarong yang masih muda, jangay pucuk atau yang sudah tua secukupnya  (batang dan akan bisa juga disertakan, namun sebaiknya cukup daunya saja) lalu diulek / ditumbuk sampai halus. Lalu dioleskan/dipokokan secara merata pada permukaan keloid.
Bisa juga hasil ulekan tersebut dicampur dengan dengan 1 sendok teh asam kawak dan 1 sendok teh kapur sirih. Lalu dipokokan secara merata pada keloid.
Jika ternyata ada perubahan kearah lebih baik, silahkan lanjutkan samapai keloid itu berubah jadi kulit yang halus.

Catatan:
Pada orang yang pernah mengalami keloid, potensi untuk tumbuh lagi keloid baik ditempat semula atau ditempat lain di bekas luka sangat besar. Jadi kalau kita sudah tahu obat yang cocok, tidaklah susah jika tumbuh lagi.

Selamat mencoba. Jangan lupa berikan senyuman anda pada saya yang sudah bersusah-susah menulis atikel ini sebagaisedikit obat lelah.... hehe.
.comment-content a {display: none;}