03 February 2012

Nutrisi Bantu Mempercepat Proses Kehamilan

Salah satu cara terbaik untuk mempercepat proses kehamilan adalah dengan cara menjaga pola makan dan memantau cakupan gizi yang terkandung dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Nutrisi serta vitamin yang terkandung pada setiap jenis makanan memiliki fungsi serta khasiat yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, untuk mempercepat proses kehamilan dibutuhkan nutrisi serta vitamin yang saling mendukung antara satu dengan yang lainnya. Hal ini sangat perlu untuk kita ketahui dengan baik, agar Anda atau pasangan Anda dapat menyeleksi serta memilah jenis makanan yang akan dikonsumsinya.

Jenis vitamin serta nutrisi yang dibutuhkan untuk mempercepat proses kehamilan antara lain:

1. VITAMIN B6
Vitamin B6, nutrisi yang sangat diperlukan untuk mengatur menyeimbangkan hormon reproduksi atau kesuburan. Karena kekurangan vitamin B6 dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron yang dapat menganggu terjadinya kehamilan, karena jika wanita didiagnosa memiliki masalah PCOS, kelebihan estrogen yang diproduksi didalam tubuh bisa merusak hormon reproduksi sehingga sulit terjadi kehamilan. Kelebihan estrogen mengakibatkan timbulnya masalah fibroid dan endometriosis. Sumber VitaminB6 antara lain: sayuran hijau, kacang-kacangan, kecambah (tauge), dan biji-bijian (sereal, beras, gandum/ roti).

2. ASAM FOLAT
Asam Folat, nutrisi yang diperlukan untuk mencegah kelainan dan membantu perkembangan tabung otak bakal janin. Asam folat terkandung dalam sayuran berdaun hijau, biji-bijian, kacang-kacangan, brokoli, asparagus, kacang polong, kacang kapri, jus jeruk ataupun tablet siap pakai yang bisa diperoleh di apotek.

Penting: dilarang mengkonsumsi jenis makanan yang mengandung nutrisi asam folat secara berlebihan, nutrisi asam folat berlebihan bisa menimbulkan gangguan pada kehamilan.

3. VITAMIN A
Vitamin A membantu meningkatkan kualitas sperma dan juga diyakini oleh sebagian praktisi holistik bahwa dapat meningkatkan kualitas cairan serviks banyak terkandung pada hati, mentega, margarin, telur, susu, ikan berlemak seperti salem dan makarel, brokoli, wortel, bayam, tomat.

4. VITAMIN C
Vitamin C, pada wanita berperan penting untuk fungsi indung telur dan pembentukan sel telur, dan juga sebagai unsur penting yang dapat meningkatkan kesuburan calon ayah, selain itu sebagai antioksidan (bekerjasama dengan vitamin E dan beta karoten) vitamin C berperan melindungi sel-sel organ tubuh dari serangan radikal bebas (oksidan) yang mempengaruhi kesehatan sistem reproduksi. Vitamin C terkandung dalam jambu biji, jeruk, stroberi, pepaya,mangga, sawi, tomat, cabai merah.

5. Vitamin E
Vitamin E meningkatkan kemampuan sperma membuahi sel telur dan mencegah keguguran karena perannya dalam menjaga kesehatan dinding rahim dan plasenta, terkandung pada minyak tumbuh-tumbuhan, bekatul gandum, kecambah, tauge.

6. VITAMIN D
Bila tubuh kekurangan vitamin D akan menurunkan tingkat kesuburan hingga 75%. Sumber vitamin D diproduksi di dalam tubuh dengan bantuan sinar matahari, selain itu dapat diperoleh dari telur, mentega, minyak ikan, ikan tuna, ikan salmon.

7. ZAT BESI (Fe)
Calon ibu yang mengalami anemia termasuk dalam kasus sulit hamil. Karena itu zat besi sebagai unsur peningkat jumlah sel darah merah termasuk unsur yang penting dibutuhkan.Terdapat pada hati, daging merah (sapi, kambing, domba), ayam, kacang-kacangan dan sayuran hijau (bayam).

8. ZAT SENG (Zinc)
Zat seng berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas sperma, umumnya terdapat pada makanan hasil laut (kerang-kerangan), kuning telur, daging merah, kacang-kacangan, biji-bijian (padi) dan produk olahan susu krim atau whole milk

9. AIR
Terapi air termasuk salah satu yang kini sedang digalakkan untuk meningkatkan kesuburan, berpotensi meningkatkan produksi hormon-hormon kesuburan, testosterone dan estrogen. Dianjurkan minum 8-10 gelas air per harinya.

Mediasari
.comment-content a {display: none;}