07 November 2011

Kandungan dan Khasiat Pepino, si Buah Ajaib

Pepino atau dalam bahasa ilmiahnya Solanum muricatum masih satu famili dengan terung-terungan.

Di balik rasa dan bentuknya yang unik ternyata menyimpan segudang manfaat. Pepino berasal dari pegunungan Andes, Amerika selatan, dan banyak dibudidayakan di Peru, Chili, dan Kolombia sejak ratusan tahun yang lalu.

Buah ini masuk ke Indonesia di bawa oleh para penjajah Belanda. Ada 2 jenis pepino yang beredar di Idonesia yaitu pepino ungu dengan kulit berwarna ungu corak garis ungu tua, daging buahnya berwarna jingga.

Dan pepino putih dengan kulit berwarna putih kehijauan atau berwarna gading corak garis kekuningan, daging buahnya berwarna kuning pucat. Bentuk buah pepino beragam ada yang bulat telur, oval atau yang panjang menyerupai terung.

Rasa pepino memang agak unik seperti kombinasi melon dan mentimun. Daging buahnya beraroma khas, bertekstur lembut, dan berair serta biji buahnya yang bisa dimakan menjadikan pepino bisa dimakan langsung atau dibuat jus, campuran salad dan isi es buah.  Pepino memang mengandung vitamin C dalam kadar yang tinggi.

tanaman ini beberapa kali diteliti dan terbukti tidak memiliki efek racun bagi tubuh. Bahkan, kini tengah dikembangkan secara serius sebagai bahan baku obat sariawan dan pereda gangguan sembelit.

Kandungan gizi per porsi (100 g):

Energi     80 kkal
  • Karbohidrat     22 g
  • Protein             0.65 g
  • Serat                5 g
  • Vitamin C        25.1 mg
  • Betakaroten    26.6 mg
  • asam               79.3 mg
  • Lemak             0,017mg
  • Alkohol            0%
  • vitamin A
  • Kalium
  • mineral,
  • gula sederhana,
  • zat besi
  • potasium.
Buah pepino bermanfaat untuk pencegahan, pengobatan atau penyembuhan berbagai penyakit: :
  • penting bagi pertumbuhan dan memperbaiki jaringan tubuh yang rusak,
  • menjaga kekebalan tubuh,
  • penglihatan, 
  • reproduksi,
  • metabolisme.
  • sebagai antioksidan pencegah kanker.
  • sembelit,
  • wasir,
  • gangguan pencernaan,
  • tekanan darah tinggi (hipertensi),
  • menurunkan kadar kolesteroll,
  • sariawan,
  • disentri,
  • asam urat,
  • rematik,
  • penyakit maag,
  • diabetes,
  • menghambat kegemukan,
  • batu ginjal,
  • Kanker terutama kanker kulit dan paru,
  • stroke.
  • penyakit jantung.
Tips Menikmati Pepino
  • Pilih pepino yang beraroma khas, kulitnya tidak lembek tetapi agak liat saat ditekan dengan jari. Hindari pepino yang sudah lembek dan bonyok.
  • Untuk pepino putih, pilih yang warna kulitnya kekuningan atau keemasan karena ini merupakan tanda pepino sudah benar-benar matang. Jangan pilih pepino yang kulitnya berwarna hijau muda karena belum matang.
  • Pepino mudah rusak, karena itu sebaiknya kemas pepino dalam plastik pembungkus kemudian simpan di dalam kulkas. Pepino yang disimpan di kulkas bisa awet sampai 3-7 hari.
  • Anda boleh mengupas kulit pepino atau memakannya langsung dengan kulitnya karena kulit pepino bisa dimakan dan dicerna tanpa mengganggu kesehatan. Jika kurang suka dengan rasa pepino yang hambar, Anda dapat menambahkan perasan jeruk nipis atau lemon untuk meningkatkan citarasa saat menikmati pepino.
Jus Pepika (Pepino + Semangka)     1)
Jus ini adalah campuran pepino dengan semangka merah yang manis. Untuk 2 gelas
  • 500 g pepino ungu
  • 300 g semangka merah
  • 1/2 sdm air jeruk nipis
  • Es batu secukupnya
  • Cuci pepino lalu potong kecil-kecil. Kupas semangka, kemudian potong kasar.
  • Masukkan potongan pepino dan semangka ke dalam juicer. Proses hingga halus dan tercampur. Tambahkan air jeruk nipis.
  • Sajikan segera dengan es batu

Jus Pepino     2)


1/4 kg pepino
50 gram gula putih
100 mL air es
susu coklat cair secukupnya
Sekarang ke dapur yukz :

Pepino dikupas, dipotong-potong kecil.
Siapkan blender, masukkan pepino, air es dan gula putih. Giling hingga halus.
Siapkan gelas cantik, tuang susu cokelat cair secukupnya ke dalam gelas tersebut.
Tuang jus pepino ke dalamnya. Tuangkan sedikit susu cokelat cair di atas jus pepino.







sumber:
rarajensi.blogspot
komunikasi.um
pepinomalang
12oedhy
.comment-content a {display: none;}