01 August 2014

Waspadai Kanker Payudara

Kanker Payudara merupakan jenis kanker kedua terbanyak yang menyerang wanita Indonesia. Utamanya menyerang wanita yang telah berumur 40 tahun ke atas. Wanita yang belum pernah melahirkan, mengalami kehamilan pertama di atas usia 35 tahun, tidak pernah menyusui anak, mengalami siklus menstruasi yang panjang (mendapat haid pertama kurang dari 12 tahun dan menopause lebih dari 50 tahun), pernah mendapat radiasi pada payudara, mengalami trauma pada payudara, mempunyai keluarga yang menderita penyakit ini, memiliki resiko tinggi untuk menderita kanker payudara.

Adanya benjolan kecil pada jaringan di sekeliling payudara, terasa keras, adanya kerutan-kerutan pada kulit payudara, keluarnya darah atau nanah dari puting susu, perubahan pada puting susu seperti gatal, terasa terbakar, dan tertarik ke dalam, dapat menjadi tanda-tanda kemungkinan terjadinya kanker payudara. Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi faktor yang memegang peranan dalam proses kejadian tumor adalah hormon estrogen. (baca juga: Membedakan Kanker dengan Tumor Jinak)

Memeriksa perubahan yang terjadi pada payudara secara rutin perlu dilakukan, sehingga jika terdeteksi ada kelainan dapat segera diantisipasi. Untuk mendeteksi dini kanker payudara dapat melakukan pemeriksaan sendiri pada payudara setiap bulan (5-7 hari setelah haid), untuk mengetahui apakah ada kelainan atau tidak.

Ramuan tradisional yang dapat dibuat untuk mengatasi gangguan kanker payudara adalah:

Bahan :
· 60 gram temu putih
· 5 gram buah mahkota dewa kering
· 30 gram jombang kering
· 30 gram rumput lidah ular kering

Cara Memasak :
· mencuci semua bahan-bahan yang dibutuhkan sampai bersih
· Merebus semua bahan-bahan dengan 1 liter air hingga tersisa 450 cc
· Menyaring air rebusan tadi
· Minum air tersebut 3 kali sehari

oleh: rintan suryaning


Untuk informasi lebih lengkap:
.comment-content a {display: none;}